aNdA pEngUnjuNg kE.....

Jazakallahu Khairan Kathira..

Syukran atas kesudian anda meluangkan masa membaca blog ini...Yang baik jadikan tauladan...yang buruk dijadikan sempadan...Sem0ga Allah meredhai dan merahmati kita semua....Apa yg baik dtg drpd Allah..Dan yg buruk adlh kelemahan ana sndri...ttpi hakikatnya kedua2 nya dtg drpd Allah dan b'sndarkn kpd ana.......

..::knali diriku::..

Foto saya
Nama diberi ialah NUR ATHIRAH BT CHE HASSAN..Dilahirkan di ip0h,peRak.Dibesarkan di Pahang Darul Makmur. Mendapat pendidikan awal di SK Kuala Krau, Kemudian menyambung pelajaran di SMKA Tengku Ampuan Hajjah Afzan Pahang (TAHAP) Jerantut.....skrg m'nuntut di Selangor International Islamic University College(SIIUC) @ nme lain KUIS...d0akn ana m'pr0leh k'jayaan dunia n akhirat.....i'allah...Amin...........

..:diriku::.

..:: inspirasi daku ::..

..:: inspirasi daku ::..
d0akn daku b'jaya k !!

..:: shbt s'perjuangan::..

..:: shbt s'perjuangan::..
Barakallahu fik..sme2 b'jaya k !!

..::shbt s'lme nye::..

..::shbt s'lme nye::..
ssah snang b'sme k !!!

juz a simple girlz (",)

..::sanah helwah::..

~fam0us n0te~

(",) sembang2 jom

..::yah0o! messenger::..

..::Titipan Buat Wanita::..

"Sebaik-baik wanita ialah yang tidak memandang dan tidak dipandang oleh lelaki"

Aku tidak ingin dipandang cantik oleh lelaki. Biarlah aku hanya cantik di matamu. Apa gunanya aku menjadi perhatian lelaki andai murka Allah ada di situ.

Apalah gunanya aku menjadi idaman banyak lelaki sedangkan aku hanya bisa menjadi milikmu seorang.

Aku tidak merasa bangga menjadi rebutan lelaki bahkan aku merasa terhina diperlakukan sebegitu seolah-olah aku ini barang yang bisa dimiliki sesuka hati.

Aku juga tidak mau menjadi penyebab kejatuhan seorang lelaki yang dikecewakan lantaran terlalu mengharapkan sesuatu yang tidak dapat aku berikan.

Bagaimana akan kujawab di hadapan Allah kelak andai ditanya? Adakah itu sumbanganku kepada manusia selama hidup di muka bumi?

Kalau aku tidak ingin kau memandang perempuan lain, aku dululah yang perlu menundukkan pandanganku. Aku harus memperbaiki dan menghias peribadiku karena itulah yang dituntut oleh Allah.

Kalau aku ingin lelaki yang baik menjadi suamiku, aku juga perlu menjadi perempuan yang baik. Bukankah Allah telah menjanjikan perempuan yang baik itu untuk lelaki yang baik?

Tidak kunafikan sebagai remaja, aku memiliki perasaan untuk menyayangi dan disayangi. Namun setiap kali perasaan itu datang, setiap kali itulah aku mengingatkan diriku bahwa aku perlu menjaga perasaan itu karena ia semata-mata untukmu.

Allah telah memuliakan seorang lelaki yang bakal menjadi suamiku untuk menerima hati dan perasaanku yang suci. Bukan hati yang menjadi labuhan lelaki lain. Engkau berhak mendapat kasih yang tulen.

Diriku yang memang lemah ini telah diuji oleh Allah saat seorang lelaki ingin berkenalan denganku. Aku dengan tegas menolak, berbagai macam dalil aku kemukakan, tetapi dia tetap tidak berputus asa.

Aku merasa seolah-olah kehidupanku yang tenang ini telah dirampas dariku. Aku bertanya-tanya adakah aku berada di tebing kebinasaan? Aku beristigfar memohon ampunan-Nya. Aku juga berdoa agar Pemilik Segala Rasa Cinta melindungi diriku dari kejahatan.

Kehadirannya membuatku banyak memikirkan tentang dirimu. Kau kurasakan seolah-olah wujud bersamaku.

Di mana saja aku berada, akal sadarku membuat perhitungan denganmu. Aku tahu lelaki yang menggodaku itu bukan dirimu. Malah aku yakin pada gerak hatiku yang mengatakan lelaki itu bukan teman hidupku kelak.

Aku bukanlah seorang gadis yang cerewet dalam memilih pasangan hidup. Siapalah diriku untuk memilih permata sedangkan aku hanyalah sebutir pasir yang wujud di mana-mana.

Tetapi aku juga punya keinginan seperti wanita yang lain, dilamar lelaki yang bakal memimpinku ke arah tujuan yang satu.

Tidak perlu kau memiliki wajah setampan Nabi Yusuf Alaihisalam, juga harta seluas perbendaharaan Nabi Sulaiman Alaihisalam, atau kekuasaan seluas kerajaan Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wassalam, yang mampu mendebarkan hati jutaan gadis untuk membuat aku terpikat.

Andainya kaulah jodohku yang tertulis di Lauh Mahfuz, Allah pasti akan menanamkan rasa kasih dalam hatiku juga hatimu. Itu janji Allah.

Akan tetapi, selagi kita tidak diikat dengan ikatan yang sah, selagi itu jangan dibazirkan perasaan itu karena kita masih tidak mempunyai hak untuk membuat begitu.

Juga jangan melampaui batas yang telah Allah tetapkan. Aku takut perbuatan-perbuatan seperti itu akan memberi kesan yang tidak baik dalam kehidupan kita kelak.

Permintaanku tidak banyak. Cukuplah engkau menyerahkan seluruh dirimu pada mencari redha Illahi.

Aku akan merasa amat bernilai andai dapat menjadi tiang penyangga ataupun sandaran perjuanganmu.

Bahkan aku amat bersyukur pada Illahi kiranya akulah yang ditakdirkan meniup semangat juangmu, mengulurkan tanganku untukmu berpaut sewaktu rebah atau tersungkur di medan yang dijanjikan Allah dengan kemenangan atau syahid itu.

Akan kukeringkan darah dari lukamu dengan tanganku sendiri. Itu impianku. Aku pasti berendam airmata darah, andainya engkau menyerahkan seluruh cintamu kepadaku.

Cukuplah kau mencintai Allah dengan sepenuh hatimu karena dengan mencintai Allah, kau akan mencintaiku karena-Nya. Cinta itu lebih abadi daripada cinta biasa. Moga cinta itu juga yang akan mempertemukan kita kembali di syurga.

Seorang gadis yang membiarkan dirinya dikerumuni, didekati, diakrabi oleh lelaki yang bukan muhrimnya, cukuplah dengan itu hilang harga dirinya di hadapan Allah. Di hadapan Allah. Di hadapan Allah.

Yang dicari walau bukan putera raja, biarlah putera Agama.
Yang diimpi, biarlah tak punya rupa, asal sedap dipandang mata.
Yang dinilai, bukan sempurna sifat jasmani, asalkan sihat rohani dan hati.
Yang diharap, bukan jihad pada semangat, asal perjuangannya ada matlamat.
Yang datang, tak perlu rijal yang gemilang, kerana diri ini serikandi dengan silam yang kelam.
Yang dinanti, bukan lamaran dengan permata, cukuplah akad dan janji setia.
Dan yg akan terjadi, andai tak sama dgn kehendak hati, insyaAllah ku redha ketetapan Illahi..

Wahai wanita, ku ingatkan diriku dan dirimu, peliharalah diri dan jagalah kesucian.. semoga redha Allah akan sentiasa mengiringi dan memberkati perjalanan hidup ini.

..::Saat Nabi Muhammad S.A.W Hampir Wafat::..

Ada sebuah kisah tentang cinta yang sebenar-benar cinta yang dicontohkan Allah melalui kehidupan Rasul-Nya. Pagi itu, walaupun langit telah mulai menguning, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap. Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbatas memberikan kutbah:

"Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua perkara pada kalian, Al Qur'an dan sunnahku. Barang siapa mencintai sunnahku, bererti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan masuk syurga bersama-sama aku."

Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang tenang dan penuh minat menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya. Usman menghela nafas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba.

"Rasulullah akan meninggalkan kita semua,"keluh hati semua sahabat kala itu.

Manusia tercinta itu, hampir selesai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan cergas menangkap Rasulullah yang berkeadaan lemah dan goyah ketika turun dari mimbar. Disaat itu, kalau mampu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu.

Matahari kian tinggi, tapi pintu rumah Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.

Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?" "Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut.

Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.

"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut," kata Rasulullah.

Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya. Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.

"Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?" Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah.

"Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.

"Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi.

"Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?"

"Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: 'Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang.

"Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini." Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.

"Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.

"Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril.

Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik, kerana sakit yang tidak tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku."Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu."

Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.

"Ummatii, ummatii, ummatiii?" – "Umatku, umatku, umatku"

Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya?

Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi

Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.

Semoga kita hargai segala pengorban Rasulullah SAW..

..::sWeeT sT0ry::..


Alkisahnya…aku nih ditakdirkanlah kawin dengan sorang mamat nih..ntah dari mana la datangnya…mak aku yang suruh..dia kata budak nih baik la..alim la..pandai la..lepas tu terus kami kawin..

Masa first time kawin tu, memang kucar kacir gak arr rumah tangga kami..dan yang aku paling tak tahan tu dia memang selalu saja buat aku sakit hati…


Eiiiii…geramnya aku!!!


Mana taknya,aku basuh baju dia sekali la ngan baju aku..then lepas basuh..nak jadi cerita..ada lah plak baju dia yang turun warna melekat kat baju aku….haihhh..memang sakit hati…baju baru kot…mahal lagi!!! Then bila aku tanya dia..kenapalah tak bagitau aku yang baju dia ada yang turun warna..dengan slumber dia kata..

”Lah..awat tak tanya…”


Eiii..geramnya aku!!!


Selang beberapa hari, dia ada ajak aku pi shopping.Ok,fine..aku ikut jer la…weekend la katakan. Lepas tu nak jadi cerita, dia punyalah excited nak pi shopping..sampai aku kalih kalih belakang..HILANG!!..

Aku cari gak dekat dekat area situ kot kot ada tapi memang hampeh…Aku try call, tak angkat..call lagi pon tak angkat..huhh..tension betul!! Then, aku amik keputusan tunggu kat kereta jer..seminit,..lepas tu dua minit,… lepas tu….SEJAM KOT!! Huhh..memang sakit hati betul!! Then bila dia mai dekat kereta, aku tanya, pegi mana? kenapa call tak angkat??!! Yang aku tak tahan, dia dengan slumber jawab..

“Lah..gi shopping la sayang…owh..ada call ekk?? Alah..lupa nak bagi tau…terlupa bawa hanset..hehe..”


Eiiii..geramnya aku!!!!


Seminggu lepas tuh..dia kata teringin nak makan masak ayam berempah dengan masak lemak cili api.. ok..fine…aku masak jer…Tapi memang la aku nih tak la pandai masak sangat…tapi bolehlah klu setakat nak makan kan..aku hidang bagi dia makan…Masa first time dia suap kat mulut tuh…Aku bajet dia nak kata apa-apa..Tapi dia diam..Memang tak kata apa-apa pon sampai dia habis makan..Habis makan pon tak kata apa..

Aku pon confius…dia ni no respond..sedap ka tak?? Hmm..klu ikut aku la..orang yang masak ni la kan…aku rasa ok jah lah..tapi tak tau la orang yang makan nak kata apa..huhhh…..


Esok plak, time aku on the way nak balik dari tempat keje, kereta aku plak wat hal..tak boleh start..panik gak arr aku time tuh..malam dah nih..nak masuk Isyak dah…haihh..time aku balik keje lewat2 lah keta nak wat hal..then, aku call dia…

Yang aku tak boleh tahan tu..dia dengan slumber kata..

“Lah awat la call saya…call la mekanik…ingat call saya keta awak bleh jalan??….”


Eiii…geramnya aku!!!


Tapi…dia mai jugak lepas tuh…ada lah dia check apa ntah kt depan bonet tuh…dan lepas start…terus boleh…hmmm..dalam hati…aku kata,

“bleh la jugak mamat nih nak diharap…mekanik kecil-kecilan, janji free”…

Satu hari, dia ada bagitau yang dia kena pi outstation kat overseas. Dia kata pi kejap jah…2 MINGGU!!..hmm..aku memang no komen lah…dia nak pi buat keja dia…takkan nak kata tak boleh kot…keja arkitek…biasalah…busy la kot…

Tapi..memang agak sakit hati jugak lah..bleh dia lesap macam tu jah..lepas2 naik flight....kot2 la nak call bagitau dah sampai ka..ada kat mana ka…tapi memang hampeh!!..langsung dia tak call!! Kot2 la nak bagi emel ka..tapi memang tak dak…kosong inbox!!


Eiii…geramnya aku!!!


Pagi tuh..aku basuh baju…ok..sekarang aku dah taw dah baju mana yang turun warna…aku ambik satu persatu dalam bakul nak basuh..sampai la aku jumpa bungkusan misteri dekat bahagian bawah baju-baju tuh…jeng3..huishh..siap dengan surat lagi..

Suratnya berbunyi begini:


Kehadapan isteriku (cewahhh..),

Semoga berada dalam keadaan yang sihat sentiasa…jangan marah-marah ek..hehe..Saya bukannya apa…saja tulih surat nih..bosan…tak tau nak buat apa…hihi


Pertama sekali…saya nak bagi tau lah..mungkin awak tak kenal saya..tapi saya kenal jer awak…sejak awak darjah 6 lagi kot!! Haha..eh..awak tak ingat ka anak Pak Mail kawan ayah awak yang mai beraya kat umah awak time tuh??!! …Masa tuh..saya nampak awak dok main masak-masak kat belakang umah…hahaha…memang sangat lucu…saya nampak awak macam 'anak patung'..comel sangat…

Ishkk..awak ni..tak berasan ker??


Keduanya, sori la pasal hal shopping tuh..memang saja jer saya tak mau bawa hanset time tuh…hihi..takot terkantoi…yer la…saya pi cari baju awak kot!! Ingat baju yang awak kata terkena warna tuh?? Huh…memang tension..susah btul nak cari..memang patut la mahal dan memang patot la awak bengang satu hari…hihi…


Ketiganya, pasal ayam berempah dengan masak cili api yang awak masak…hmm…mesti awak bengang kan sebab saya no respond…huhu…sebab SEDAPPPP SAAANGAT sampai saya jadi tak terkata…Eh,saya makan dalam masa 5 minit ja kot..ikut jam dinding kat umah kita…

Ishkk..awak ni..tak berasan ker??


Keempatnya…time keta awak rosak…hmm..awak tau tak saya CANCELLLL appointment saya dengan klien penting dari overseas sebab nak pi kat awak??!! Lepas2 tuh..jenuh saya nak pujuk diorang balik…Tau tak saya langgar smua traffic light merah!! Baju saya basah dengan peluh masa saya sampai kat awak??

Ishkk..awak ni..tak berasan ker??


Tapi lepas saya tahu saya kena pi outstation kt overseas..saya lagi seronok…happy glerr..sebab saya tau awak mesti rinduuu kat saya kan..kan2?? Saya memang saja jer tak call awak…hihi…tapi saya ok jah…saya rasa saya dah sampai dah kot lepas awak baca surat nih…

“Wow,look at the Eiffel Tower!! Fuyoo!!! Cantik kot!! “

Hahahahahaaaaaaaa..jangan jeles..(^-^)

Last but not least…awak..awak jangan nakal-nakal ekk…sebab saya saaaaayang awak…


P/S: Try tengok sama x dengan baju awak yang rosak ari tu “bungkusan” nih…hihi

Love,

Suamimu

..::mGaPa wnIta pRlukn lLaki???::..

Wanita tidak semestinya memerlukan lelaki, tetapi wanita dan lelaki saling memerlukan, cinta itu anugerah.

Mengapa wanita memerlukan lelaki di dalam hidupnya? Untuk beberapa waktu dahulu, ia begitu memukul-mukul kepala. Ya, apa perlu seorang wanita yang bebas mempertaruhkan sebahagian besar hidupnya kepada tangan seorang lelaki?

Bukankah lebih hebat jalan dihujung minggu bersama kawan rapat, berkenyit-kenyitan mata kepada lelaki kacak yang saling tidak putus dan tidak lokek senyum tanda salam perkenalan.

Saya mempunyai seorang rakan, sederhana cantik, tidak terlalu kurus tidak terlalu gemuk, tidak terlalu buruk, tidak terlalu jelita, manisnya ada, santunnya memikat orang tua, beragama juga kerana selalu sahaja diceritakan dia terhendap-hendap membawa sejadah masuk ke bilik stor kecil untuk solat, dan dia sentiasa cuba gembira dengan kehidupannya yang solo.

Tetapi saya fikir, saya faham apa yang berputar-putar dalam kepalanya. Dia tidak dapat berdusta betapa kebahagiaan cinta kawan-kawan membuatnya cemburu, dan membuatnya selalu terfikir-fikir: Apalah perasaan gadis yang dipuja dan dicintai hebat oleh seorang lelaki.

Kawan, saya harap dia membaca artikel ini. Cinta tidak datang dipaksa-paksa. Cinta tidak juga datang kala kita mahukannya. Jika kita mahukan ia menjadi air, ia datang seperti api.

Tetapi, jika kita bersabar dan menerima ketentuan Tuhan, seorang lelaki yang baik akan didatangkan kepada kita juga. Lelaki yang baik itu tidak turun dari langit.

Lelaki yang baik itu juga tidak semestinya datang dengan kepala berketayap, janggut selambak atau harta membuak-buak.

Tetapi lelaki yang baik, jika tuhan mahukan dia menemani kita sepanjang hayat, membimbing kelakuan kita, menjaga kemurnian kalbu bersama-sama, mendidik, membuka jalan agar kita dapat memperdalam selok-belok agama yang barangkali selama ini hanya menjadi pakaian dan lencana, dan memberikan kita zuriat yang halal lagi dirahmatiNya.

Dia akan datang apabila tiba masanya. Lambat atau cepat, maafkan saya, kerana Allah itu yang lebih mengetahui.

Kawan, kedatangan seorang lelaki dalam kehidupan seorang wanita seperti manusia kudung yang diberikan semula sebelah kakinya. Dia menyempurnakan kita. Namun, tidak kira semasyhuk mana sekalipun perkasihan dua jantina, selain perkara yang cantik-cantik dan molek-molek, kita sebagai wanita, harus bersedia menerima kehodohan-kehodohan perhubungan.

Kerana apabila kita mempersilakan seorang lelaki duduk di samping kita untuk sepanjang hayat, bererti kita harus langsung juga mempersilakan sekian masalahnya berbaring di bahu kita.

Kerana itu tidak hairan jika kita mendengar ada di kalangan kita, gadis, yang merungut-rungut kerana tanggungjawabnya terhadap keperluan hidup lelaki tidak juga berkurangan walaupun belum lagi berkahwin.

Ya, lelaki memang mendatangkan bahagia. Tetapi lelaki juga mendatangkan sengsara. Namun jika kita bijak menatangnya, semuanya pasti baik-baik sahaja. Itulah adat dalam perhubungan. Yang buruk-buruk pasti ada.

Barangkali daripada si dia, barangkali juga daripada kita, tetapi kita harus cermat mengimbangkannya agar jodoh berkekalan ke hari tua. Bagi yang sedang galak bercinta dengan lelaki permata jiwa tetapi menerima tentangan keluarga dua pihak, jika anda fikir anda tidak mungkin mampu hidup bahagia tanpa restu ibu bapa, maka ada baiknya anda menyerah kalah saja.

Walaupun tidak saling memiliki, dan cinta tidak juga diwali dan dinikahi, anda dan dia tetap pengantin di dalam jiwa.

Barangkali sudah sampai masanya anda mencari sahaja lelaki lain untuk dibawa pulang menemui ibu bapa. Bercakap soal kahwin, beberapa kenalan rapat yang dewasa bersama-sama.

Sejak zaman gatal-menggatal kenyit mengenyit kala di bangku pengajian, kini sudah disunting, dan bakal menjadi isteri kepada lelaki yang mereka cintai.

Semoga mereka tak tersalah pilih. Dan semoga lelaki yang dipilih, melaksanakan tanggungjawab dan melunaskan hak suami isteri.

Wanita, kita dicipta dengan kemuliaan syahadah. Kerana benih seorang lelaki, kita ini tersenyawa, dikurnia tenaga sehingga kita mampu menyibak jalan keluar dari rahim ibu untuk melihat dunia.

Kerana benih seorang lelaki, kita ini ditiupkan jiwa, menjadi manusia, dan mencari seorang lelaki untuk dicintai, sebagaimana ibu diilhamkan tuhan untuk berkasih sayang dengan bapa.

Dan kerana tuhan yang Maha Kuasa dan Maha Pencipta, kita wanita, kita ini diciptakan daripada lengkungan rusuk kiri lelaki, tidak terlalu gagah sehingga mengenepi kudrat lelaki, tidak juga terlalu lemah sehingga jatuh menyembah kaki.

Tetapi kerana ciptaan tuhan itu indah, kita terbit daripada rusuk lelaki, bukan dekat kepala untuk dijunjungi, bukan dekat bahu untuk membebani, bukan dekat lengan untuk dijulangi, bukan dekat jari untuk disakiti, bukan dekat pinggul untuk dihenyaki, bukan dekat lutut untuk ditindihi, bukan dekat kaki untuk ditunggangi, tetapi dekat pelusuk hati untuk dimulia, disayangi dan dicintai.

Andai lelaki itu burung yang terbang, kita adalah angin lembut yang bersisir-sisiran sepanjang perjalanannya. Tetapi kerana fitrah kejadian tuhan wanita itu kebergantungan hidupnya harus saja diserahkan kepada seorang lelaki yang boleh melindungi, maka kita pun tidak selamanya mahu menjadi angin semata-mata.

Kita mahu menjadi bunga, menghias sayapnya. Kita mahu terus bersama-sama, terbang dari rendah perkebunan bunga sehingga ke sayup langit terbuka, sehingga jalannya yang paling hujung, sehingga kita tua, rapuh dan mati.

Tetapi kita bahagia dalam dakapannya, semoga kita semua diketemukan dengan jodoh yang baik. InsyaAllah.

..::s0mboNgkAh aKu::..

Sombongkah aku kiranya tidak mahu membalas pesanan ringkasmu?
Sombongkah aku jika membiar sepi YM darimu?
Sombongkah aku jika aku hanya membiarkan panggilan darimu berlagu tidak berjawab?

Ya,aku memang sombong.
Namun aku sombong bertempat!
Bukan pada semua.

Tapi hanya padamu,lelaki ajnabi yang tidak halal buatku.
Pantaskah aku membalas SMS mu kiranya luahan rindu yang kau ucapkan?
Perlukah aku membalas YM mu jika omongan cinta yang kau ingin bicarakan?
Haruskah aku berbual denganmu jika tiada perkara penting yang mahu dibincangkan?

Kau bukan suamiku,perlukah kita melakukan semua itu?
Tepuk dada,tanyalah imanmu sendiri wahai teman.

Maaf aku tidak sanggup melakukan semua itu jika murka Allah yang ku dapat
Jika kerana sikapku ini kau memanggilku sombong, nah silakan.
Aku tidak peduli.
Jika kerana ini kau memandangku seorang yang kolot
Aku masih juga tidak peduli
Apalah sangat pandanganmu jika dibandingkan dengan pandangan murka Tuhanku

Kiranya aku mengikut kemahuanmu
Aku lebih takutkan Tuhan yang menjadikan kau dan aku.

Sebelum tiba masanya, biarlah kulabuhkan dulu cintaku pada-Nya
sebelum kulabuhkan cintaku kepada yang berhak keatasku kelak
Hanya untuk suamiku,cinta halal bagiku.

.::uNtukMu tEmaN::.

.::biDadArI::.

.::aNtaRa bIdadArI & pNghUni sYurGa::.

..::mutiara hati::..

..::masa itu emas::..

..::Islamic Calendar::..

Bshkn ldah dgn nama ALLAH

..::c0me !! ikut ana::..

..::Top 10 Members::..

.::hAlwA bUat pNdeNgaR::.

..::l0kasi ana::..

Loading...

Cari Blog Ini

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "